Dugaan Mark Up dan Pengondisian Untuk Pembelian Buku 10 % dari Anggaran Bos SD Tahun 2025 di Kecamatan Wanasalam Lebak

Terbaru130 Dilihat

BANTEN – RISETNEWS.COM

Lebak – Pada tahun 2025 Sekolah Dasar di kecamatan Wanasalam, kabupaten Lebak untuk membeli buku paket yaitu 10% dari anggaran dana Bos yang diduga tidak sesuai dengan kualitas buku dan harga yang ada di market place lain. Dan patut dicurigai Kenapa pada pembelian buku itu di arahkan ke salah satu market di E-catalog.

Market Place yang sudah diarahkan patut diduga bahwa pengkondisian pembelian itu diarahkan oleh oknum inisial (H) K3S yang ada di kecamatan Wanasalam . Jika benar itu terjadi sudah menyalahi aturan yang mana di salah satu market place yang lain itu sangat murah .

Contoh nya harga buku di Splash Ilmu pengetahuan alam dan sosial harganya yang di list oleh oknum K3S itu harganya Rp.80.000 tapi kita lihat harga di market place lain harganya sangat murah Rp. 52.000 (Shoope) jadi sangat jauh perbedaannya dengan selisih 28.000. Jadi kita kalkulasikan saja berapa kerugian negara dalam pembelian buku ini.

Salah satu Pihak Sekolah yang enggan di sebutkan nama merasa keberatan dengan pembelian buku tersebut yang digunakan dana bosnya kepada wartawan media online kabardaerah.com.

Atas dugaan Mark Up tersebut dinilai merugikan negara oleh oknum K3S tersebut, diharapkan pihak penegak hukum segera untuk bertindak dengan mengaudit atas dugaan menyalahgunakan anggaran dana bos tersebut.

Awak media saat mengkonfirmasi kepada K3S inisial (H) melalui Via telpon, namun gak ada jawaban, malahan nomor handphone wartawan di blokir dan sampai saat ini belum ada keterangan dari terduga oknum tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *