LEBAK,RISETNEWS.COM
Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdas) Republik Indonesia Dr. Fajar Rijal Ul Haq M.A mengunjungi museum Multatuli, Senin (01/06/2026)
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi sejarah, budaya, dan pendidikan karakter bagi generasi muda melalui pemanfaatan museum sebagai sarana pembelajaran yang edukatif dan inspiratif.
Museum Multatuli sendiri dikenal sebagai museum antikolonialisme yang mengangkat kisah perjuangan kemanusiaan dan kritik terhadap ketidakadilan melalui karya Max Havelaar karya Multatuli (Eduard Douwes Dekker).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lebak menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI ke Kabupaten Lebak.

Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi motivasi bagi daerah untuk terus mengembangkan Museum Multatuli sebagai pusat edukasi sejarah, literasi, dan kebudayaan.
“Museum Multatuli bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Lebak, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pemahaman tentang nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perjuangan. Kami berharap museum ini terus berkembang dan menjadi destinasi edukasi unggulan bagi pelajar maupun masyarakat luas,” ujar Hasbi.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI meninjau berbagai koleksi dan ruang pamer yang menggambarkan sejarah kolonialisme, perjuangan masyarakat Lebak, serta perjalanan hidup Multatuli yang dikenal melalui karya monumentalnya, Max Havelaar.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong pemanfaatan museum sebagai media pembelajaran yang kontekstual bagi peserta didik.
Melalui pengenalan sejarah secara langsung, diharapkan dapat menumbuhkan semangat literasi, wawasan kebangsaan, serta karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.(Mal)







